Mensyukuri nikmat-Nya

Sabtu, 28-29 september 2013

Aku dan yang lainnya, kita semua berangkat menuju magelang tepatnya menuju ke Gunung Merbabu.
Selama berjam-jam aku mendaki bersama yang lainnya, disitu aku merasa sangat kelelahan, nafas sesak. Lalu terlintas dalam pikiran "seperti ini kah sakaratul maut? oh betapa mengerikannya".
Terus mendaki tanpa kenal lelah, salah satu temanku bertanya "cape gak?". Tanpa melihat wajahnya aku pun mengangguk iya. Lalu dia mengusap kepalaku dengan lembut dengan senyum dibibirnya.



Sejenak aku terdiam, oh mengapa kau lakukan hal itu kepadaku? tak tahu kah hal yang kau lakukan itu membuatku merasa sangat diperhatikan, merasa terlindungi karenanya.

Kadang lelaki itu tidak sadar dengan tindakkannya sendiri. hmmm.. sedikit merepotkan memang.

Dalam pendakian yang sangat menguras tenaga, aku pun berpikir. "seperti ini lah hidup, tidak semua berjalan mulus seperti yang kita bayangkan. Dan jika kita menyerah maka kita tidak akan mendapatkan hal yang indah tapi biasa-biasa saja. Lain hal nya jika kita mau berjuang dan terus memperjuangkan apa yang kita niatkan sejak awal, apa yang menurut kita benar dan kita anggap baik. Sudah sepantasnya kita mendapatkan hasil yang setimpal dengan perjuangan yang kita lakukan."
Itulah yang memotivasiku untuk tetap terus mendaki. Dan karena aku tidak mau untuk yang kedua kalinya lagi mendaki gunung yang sama hanya karena masih merasa penasaran. "gak lagi deh males bgt." :D

Yah dengan mendaki gunung semoga bisa lebih mengingatkan kita kepada-Nya pemilik alam semesta ini. Sembari menikmati pemandangan yang sejuk dipandang mata. Mensyukuri apa yang kita punyai saat ini dan terus berusaha mendekatkan diri kepada-Nya.
Mengingatkan kita bahwa..
Kita bukanlah apa-apa didunia ini.

Komentar

Postingan Populer